
Program Studi Magister Akuntansi Universitas Widyatama terus memperkuat komitmen internasionalisasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan program studi yang unggul dan berdaya saing global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik dan kolaborasi dengan University of the East.
Delegasi Universitas Widyatama terdiri atas Dekan Fakultas Pascasarjana Dr. Achmad Fadjar, S.E., M.Si., Ak., C.A.; Ketua Program Studi Magister Akuntansi Dr. Andry Arifian Rachman, S.E., M.Si., Ak., C.A.; serta Prof. Dr. Herry Achmad Buchory, Drs., S.E., M.M., CRA., CRP., CIPA., CIRR.* Delegasi diterima oleh Dr. Zosimo M. Battad, President and Chief Academic Officer University of the East, bersama jajaran pimpinan universitas.
Salah satu agenda utama kunjungan adalah benchmarking kurikulum dengan program studi sejenis di University of the East. Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Akuntansi Universitas Widyatama memperoleh berbagai masukan mengenai pengembangan kurikulum, kompetensi lulusan, serta pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan bisnis, teknologi, dan tuntutan global. Hasil benchmarking tersebut menjadi referensi penting dalam penyempurnaan kurikulum dan peningkatan mutu akademik program studi.
Kolaborasi juga diwujudkan melalui kegiatan international teaching. Dr. Andry Arifian Rachman dan Dr. Achmad Fadjar* menyampaikan topik “Accounting for Sustainable and Intelligent Business: The Strategic Role of Management and Financial Accounting in Achieving the SDGs.” Materi tersebut menekankan peran strategis akuntansi dalam mendukung bisnis berkelanjutan, pengambilan keputusan, dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Sementara itu, Prof. Dr. Herry Achmad Buchorymenyampaikan topik “A Bank Liquidity Risk Measurement Model to Business Continuity,” yang membahas pentingnya pengukuran risiko likuiditas perbankan dalam menjaga ketahanan dan keberlangsungan bisnis.
Internasionalisasi juga dikembangkan melalui *joint research. Salah satu penelitian bersama mengangkat judul *“Beyond the Traditional Intellectual Capital Framework: Digital and Public Value Capital Disclosure in Indonesian and Philippine State-Owned Banks.” Penelitian ini mengkaji bagaimana bank milik negara di Indonesia dan Filipina mengungkapkan intellectual capital, termasuk digital capital dan public value capital, dalam laporan keberlanjutan.
Ke depan, kerja sama internasional ini akan terus diperluas melalui keterlibatan akademisi internasional sebagai pengajar, pembimbing, dan mitra penelitian. Pengembangan tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih luas kepada mahasiswa Magister Akuntansi Universitas Widyatama untuk memperoleh pengalaman akademik internasional, wawasan global, serta jejaring lintas negara.
Melalui benchmarking, international teaching, joint research, dan pengembangan kolaborasi akademik berkelanjutan, Magister Akuntansi Universitas Widyatama semakin menegaskan langkah menuju program studi yang unggul dan berdaya saing global.

