Mahasiswa Program Studi Magister Akuntansi Universitas Widyatama, Renetha Fauziah, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai salah satu dari 10 penerima Best Paper Call for Papers (CFP) 2026. Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian National Anti Fraud Conference (NAFC) 2026 yang diselenggarakan di Semarang pada 9–10 September 2026.
Prestasi ini diraih melalui artikel berjudul “Menuju Kerangka Kerja Anti-Penipuan Terintegrasi untuk Meningkatkan Pengungkapan Penipuan: Tinjauan Literatur Sistematis.” Dalam proses penyusunan karya ilmiah tersebut, Renetha Fauziah mendapatkan bimbingan dari Dr. Rita Yuniarti, S.E., M.M., Ak., C.A., dosen Universitas Widyatama.
Artikel tersebut mengangkat isu penting mengenai kebutuhan akan kerangka kerja anti-penipuan yang lebih terintegrasi untuk mendukung peningkatan efektivitas pengungkapan penipuan. Melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis, kajian ini diarahkan untuk mengidentifikasi, menelaah, dan mengintegrasikan berbagai konsep serta hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pencegahan, pendeteksian, dan pengungkapan penipuan.
Pemilihan artikel Renetha Fauziah sebagai salah satu dari 10 Best Paper menunjukkan bahwa topik yang diangkat memiliki relevansi kuat terhadap tantangan tata kelola, pengendalian internal, audit, dan pencegahan kecurangan. Capaian tersebut juga memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah yang sistematis serta responsif terhadap persoalan aktual dalam bidang akuntansi dan anti-fraud.
National Anti Fraud Conference 2026 merupakan forum yang mempertemukan akademisi, praktisi, peneliti, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem pencegahan serta pemberantasan kecurangan di Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) Indonesia Chapter #111 dengan mengusung semangat “Eling lan Waspada.”
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Program Studi Magister Akuntansi Universitas Widyatama sekaligus memperkuat komitmen program studi dalam mengembangkan budaya penelitian, integritas akademik, dan kompetensi mahasiswa di bidang audit serta pencegahan kecurangan.
Semoga prestasi Renetha Fauziah dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu akuntansi serta praktik tata kelola organisasi.

